Thursday, 24-09-2026
  • Selamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy Banyuanyar
  • Selamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy BanyuanyarSelamat datang di Website resmi STIDKI Al-hamidy Banyuanyar

Kopertais Lakukan Monev ke STIDKI Al-Hamidy Banyuanyar Pamekasan

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi (STIDKI) Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan memastikan tata kelola perguruan tinggi berjalan sesuai standar mutu serta mendorong peningkatan kualitas institusi.

Tim monev terdiri atas tiga asesor, yakni Lubab, Ainun, dan Nisa. Mereka memeriksa berbagai dokumen akademik, administrasi, hingga pelaksanaan kinerja civitas akademika. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan terhadap perguruan tinggi di bawah naungan Kopertais.

Menurut Lubab, monitoring dan evaluasi bukan sekadar agenda administratif atau formalitas. Proses tersebut menjadi sarana untuk mengidentifikasi kekuatan, sekaligus memberikan masukan terhadap aspek yang masih perlu disempurnakan agar mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi terus meningkat.

“Seluruh berkas dan kinerja secara umum cukup aman. Namun, tentu masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki sebagai bagian dari penguatan tata kelola kampus,” ujar Lubab.

Dia menambahkan, sejumlah catatan disampaikan kepada pihak kampus sebagai bahan tindak lanjut. Terlebih, STIDKI Al-Hamidy Banyuanyar telah memperoleh dua surat keputusan (SK) pembukaan program studi baru. Kondisi tersebut menuntut kesiapan institusi dalam menjaga kualitas akademik, sumber daya manusia, serta sistem administrasi yang semakin baik.

Sementara itu, Wakil Ketua I STIDKI Al-Hamidy Banyuanyar menyambut positif hasil monitoring dan evaluasi tersebut. Menurutnya, setiap masukan dari tim Kopertais menjadi bekal penting untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dia menegaskan, kampus berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan demi meningkatkan mutu institusi secara berkelanjutan.

“Atas seluruh evaluasi yang diberikan, kami mengucapkan terima kasih. Masukan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika agar semakin istikamah bekerja, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan STIDKI Al-Hamidy Banyuanyar serta peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam,” tuturnya.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan