Dosen STIDKI Al-Hamidy Pamekasan Tembus Jurnal Scopus Q1, Perkuat Reputasi Riset Kampus
PAMEKASAN – Prestasi akademik kembali ditorehkan dosen STIDKI Al-Hamidy Pamekasan. Abd. Munib berhasil menerbitkan karya ilmiah pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Q1, sekaligus memperkuat kiprah kampus dalam pengembangan riset bertaraf global.
Abd. Munib merupakan alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Pendidikan magisternya ditempuh pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Selama berkarier sebagai akademisi, berbagai karya ilmiahnya telah dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi, termasuk jurnal terindeks SINTA 2, Scopus Q1, hingga jurnal yang diterbitkan University of Malaya. Salah satu artikel ilmiahnya juga meraih penghargaan dalam kompetisi penulisan jurnal yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Selain aktif meneliti, Abd. Munib juga dikenal produktif membangun tradisi literasi publik. Tulisannya dipublikasikan di berbagai media cetak dan media daring dengan mengangkat isu komunikasi, dakwah, pendidikan, media digital, literasi, demokrasi, hingga dinamika sosial-keagamaan.
Melalui tulisan populer tersebut, ia berupaya menjembatani hasil penelitian akademik dengan kebutuhan masyarakat sehingga ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti di ruang kampus, tetapi juga dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh publik secara luas.
Di bidang kepenulisan buku, Abd. Munib telah menerbitkan sejumlah karya, di antaranya Sertifikasi Da’i: Wacana dan Pro-Kontra serta Narasi dan Daya Tipu Tampilan Luar. Karya-karya tersebut merefleksikan perhatian akademiknya terhadap perkembangan komunikasi Islam, budaya digital, dan perubahan sosial.
Komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan juga diwujudkan melalui kolaborasi riset bersama akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Menurutnya, penelitian kolaboratif lintas disiplin dan lintas wilayah menjadi strategi penting untuk memperluas kepakaran, memperkuat jejaring akademik, serta menghasilkan rekomendasi berbasis bukti (evidence-based policy) yang dapat dimanfaatkan para pengambil kebijakan.
Ke depan, Abd. Munib berkomitmen mengembangkan riset pada bidang komunikasi Islam, media digital, dakwah, literasi, demokrasi, disabilitas, serta kecerdasan artifisial dalam komunikasi. Ia meyakini bahwa riset, publikasi ilmiah, literasi publik, dan pengabdian kepada masyarakat merupakan satu kesatuan yang saling menguatkan dalam membangun peradaban berbasis ilmu pengetahuan.
“Setiap penelitian bukan sekadar mencatat gagasan, tetapi juga menggerakkan kesadaran. Melalui kolaborasi dengan berbagai akademisi dan peneliti, saya berharap dapat menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Publikasi pada jurnal Scopus Q1 tersebut menjadi bukti bahwa dosen STIDKI Al-Hamidy Pamekasan mampu menghasilkan riset yang memenuhi standar internasional sekaligus memperkuat reputasi institusi dalam mendorong budaya penelitian, publikasi ilmiah dan kolaborasi akademik di tingkat nasional maupun global.

Beri Komentar